Sabtu, 13 Oktober 2018

I Love Fashion (Road to JFW 2018)


I Love Fashion (JFW)







Setiap perempuan pasti menyukai fashion dan mengikuti trend mode. Termasuk saya. Saya mengagumi desainer yang bisa menghasilkan karya yang indah. Lewat perpaduan warna dan detailnya. Saya senang membaca majalah fashion, kadang hadir dan terlibat dalam berbagai acara bertema fashion. Apakah hadir untuk menonton fashion show, menjadi mederator talk show bertema fashion dan menulis artikel tentang fashion. Saya memiliki banyak teman yang bergelut di bidang fashion apakah sebagai desainer, jasa jahitan, punya brand dan produk lainnnya. Bahkan saya kerap diminta menulis artikel produk review untuk brand mereka. Rasanya senang berada di tengah industri kreatif yang hangat ini. Dunia yang tidak akan pernah berhenti bergerak. Sebagai penulis dan mentor menulis  yang juga aktif di berbagai komunitas, dan founder komunitas penulis perempuan, saya merasa berbahagia jika diberikan kesempatan terlibat dalam acara Jakarta Fashion Week 2018.

Menjelang perhelatan akbar di bidang fashion di Indonesia ini yaitu Jakarta Fashion Week 2018 yang akan digelar pada tanggal 20-26 Oktober 2018 di Senayan City, saya sangat menyambut kegiatan ini dengan gembira. Saya yakin kegiatan ini akan membuat dunia fashion Indonesia bisa dilihat dan menembus pasar internasional.
Bedah buku karya saya di Fashionlink Senayan City


Ditambah adanya Fashionlink yang merupakan  gagasan yang dicetuskan oleh Jakarta Fashion Week.  Mampu menjembatani antara desainer, pelaku industri, serta konsumen mode, baik di dalam maupun luar negeri.  Dan masih banyak program lainnya yang mendukung industri serta pelaku fashion di Indonesia. Sungguh patut diapresiasi.


Deka Amalia saat menjadi moderator di fx Sudirman bersama Adi Barlan dan Dayan Lang. Acara Womanpreneur Community


Semua hal di atas yang membuat saya ingin bisa menjadi salah satu penulis/blogger yang hadir di event bergengsi ini. Sebagai penulis, saya ingin terlibat dalam perkembangan industri fashion Indonesia. Ingin menulis banyak hal menarik dari berbagai sisi dunia fashion. Apakah profil desainer, karya mereka, event JFW sendiri, trend mode, dunia fashion Indonesia, venue acara, para founder kegiatan ini, dan masih banyak lagi. Saya merasa banyak hal bisa ditulis dan disuarakan. Mengabarkan pada dunia tentang gairah dunia fashion di Indonesia.

Bersama Irma Sustika dan Adi Barlan




Apakah Jakarta Fashion Week itu?



JFW sendiri pertama diselenggarakan pada tahun 2008, kemudian secara konsisten menyelenggarakan acara ini setiap tahunnya.  Konsistensi ini yang membuat acara ini menjadi salah satu acara penting di dunia mode Indonesia. Hingga pada akhirnya menjadi pekan mode terbesar dan berpengaruh di Asia Tenggara. Selain sebagai tuan rumah di negeri sendiri, JFW pun menjadi media untuk meramaikan berbagai panggung mode di berbagai belahan dunia. Memiliki program seperti Indonesia Fashion Forward, Insan Kreatif Indonesia hingga menjadi platform bagi pelaku industri mode yang terlibat di berbagai bidang fashion.

Reputasi tersebut membuat JFW mampu membawa dunia fashion Indonesia ke panggung dunia dan diperhitungkan di dunia internasional. Hingga mampu hadir di pasar mode dunia. Dampaknya tentu luar biasa bagi semua pelaku di dunia mode. Apakah desainer, fotografer, model dan lainnya. Maka tentu saja banyak melibatkan dukungan stakeholder, yang semuanya berperan serta memajukan industri mode di tanah air kita ini.

Kali ini JFW 2018 diselengarakan di Senayan City untuk yang keenam kalinya.  Juga banyak dukungan pihak lain seperti Make Over sebagai Official Makeup Partner serta L’Oreal Professionnel sebagai Official Hairdo Partner.  Serta Wardah  dan produsen perhiasan terkemuka UBS Gold. Mereka semua tak putus memberikan dukungan pada event ini.

Juga banyak pihak lain yang siap mendung di antaranya:

Matahari Department Store dan Blibli.com, Ponds yang membawa Ponds Age Miracle, Style Theory, Royal Philips, Ultra Sari Kacang Ijo, Intercontinental Pondok Indah, Chroma Project, RSGM YARSI, Century Park Hotel, Orang Tua Group, dan CBN Fiber. Tak kalah dukungan dari negara-negara sahabat seperti Australian Embassy Jakarta, British Council, Japan Fashion Week Organization, Korea Content Creative Agency (KOCCA), Korea Foundation for International Culture Exchange (KOFICE) dari Korea Selatan, Fashion Design Council of India. Yang terbaru adalah kerjasama dengan Emerging Pakistan.

Sudah bisa terlihat jika event ini akan menjadi acara mode terbesar dan membuat semua mata dunia memandang Indonesia. Sebagai perempuan Indonesia, tentu saya sangat bangga. Sebagai penulis  yang juga ngeblog, saya sangat tidak sabar terlibat dalam kegiatan ini,

Pastikan tidak melewatkan jadwalnya ya:

JFW akan berlangsung tanggal 20-26 Oktober 2018 di Senayan City. Banyak sekali acara bertema fashion akan berlangsung dalam kurun waktu tersebut.  Ada Opening Show of Jakarta Fashion Week 2018 yang akan diadakan pada tanggal 20 Oktober jam 1 siang.

Tanggal 20 Oktober jam 15.30 ada Emerging Pakistan presents THE WOMAN by Zuria Dor. Di tanggal 21 Oktober ada Korea Creative Content Agency, dan tentunya masih banyak lagi acara keren lainnya.

Jadwal lengkap bisa buka:




Saya berharap Indonesia akan makin terkenal melalui dunia mode ini, makin diperhitungkan dan menembus pasar dunia. Jika fashion kita tidak kalah dengan dunia maju, bahkan punya ciri khas yang sangat menarik dan menjual. Ragam budaya dan kekuatan lokal yang membuat Indonesia punya karakter kuat yang tidak sama dengan negara lainnya, patutnya memang dunia mode kita menjadi salah satu yang dikagumi dunia.  






Deka Amalia




2 komentar:

  1. Bagus2 bangeeett koleksinya ya

    kindly visit my blog: bukanbocahbiasa(dot)com

    BalasHapus
  2. dunia fashion mulai manju di Indonesia mbak, apalagi pemerintah juga punya target membuat jdi kiblat fashion muslim dunia wahhh...

    acara diatas pasti seru yakk

    BalasHapus

Silahkan tinggalkan komentar dan terima kasih ya sudah meninggalkan komennya Salam hangat.
deka