Selasa, 04 April 2017

Inovasi Sambal yang Menggoda dari Lombok.



Anda penyuka sambal? Saya sangat suka. Rasanya ada yang kurang kalau makan tanpa sambal. Makan dengan sambal membuat selera makin naik dan nikmat. Apa pun menunya, sambal harus ada. Bangsa kita memang terkenal dengan keragaman sambalnya, dan rasanya sebagai penyuka sambal ingin selalu mencoba ragam sambal itu. Mencoba beragam sambal menambah kenikmatan dan membuat kita tidak  bosan. Kadang membayangkannya saja sudah menimbulkan selera makan. Saya selalu ingin mencoba dan mencoba berbagai sambal, khususnya yang punya cita rasa beda. Saat ini kuliner makin kreatif, termasuk sambal. Berbagai cita rasa diolah untuk mendapatkan kreasi yang berbeda.

Adalah Bandar Sambal, yang memulai bisnisnya sekitar Mei 2016. Berawal dari obrolan ringan kakak beradik, terutama sang adik yang baru lulus kuliah. Sang adik tertarik ingin memiliki usaha dibandingkan mencari pekerjaan. Jiwa wirausaha yang kuat. Kebetulan lingkungan mendukung, sekitar rumah, saudara dan ibunda memiliki usaha kuliner. Berjualan nasi dan makanan khas Lombok. Hal ini yang menjadikan inspirasi untuk menggali dan mencoba sesuatu yang berbeda, namun tetap mengangkat kekayaan lokal.




Keinginan yang kuat selalu melahirkan kreatifitas, hingga lahir inovasi sambal yang menggoda. Bandar Sambal, brand yang diusung. Menjadikan sambal ini sebagai sambal khas Lombok. Visi misinya menjadi salah satu brand sambal khas Lombok. Menjadi satu wadah yang nantinya bisa memberdayakan perempuan Sasak dalam memajukan kuliner Lombok. Kekayaan lokal dipadukan dengan niat memberi jalan untuk masyarakat sekitar berkembang, sungguh impian yang mulia.

Sambal ini punya kelebihan dibandingkan sambal yang biasa. Pembuatannya pun tetap dipertahankan secara tradisional, demi tetap mempertahankan rasa kedaerahan. Bahan utama yang digunakan pun sangat bermanfaat bagi kesehatan. Kreasi sambal dipadukan dengan belut, daging kuda, ayam dan ikan pilihan. Dengan tujuan sambal ini bukan semata sambal tetapi sambal ini bisa menjadi lauk. Maka makan nasi dengan varian Bandar Sambal, sudah nikmat rasanya. Dan yang paling khas menjadi sambal satu-satunya yang ada, adalah sambal lindung dan sambal kuda.

Saya sudah mencoba beberapa varian yang ada, rasanya memang sangat enak. Rasa pedasnya pas dan lezat, nikmat dimakan dengan nasi saja atau dipadukan dengan lauk lain. Sayuran dan kerupuk. Heeem, rasanya ingin coba dan coba lagi. Karena Banda Sambal memang berharap produk ini tersebar dan disukai masyarakat Indonesia. Karena itu rasa dan kualitas dipertahankan. Selain itu ada rasa bangga terhadap kekayaan kuliner Indonesia yang tidak kalah dengan kuliner lainnya.



Sambal yang khas ini disukai masyarakat lokal dan turis yang berkunjung ke Lombok. Karena Lombok adalah salah satu destinasi wisata yang terkenal saat ini. Maka sambal ini menjadi salah satu oleh-oleh yang wajib dibawa. Oleh-oleh khas Lombok. Karena itu semoga sambal ini bisa disukai oleh masyarakat Indonesia dan menjadi salah satu oleh-oleh dari Lombok. Begitu harapan dari pemiliknya, Rini Handayani. Perempuan kelahiran Ampenan tahun 1882 ini punya impian besar dengan usaha yang ditekuninya dengan rasa bahagia. Seorang ibu dengan tiga anak. Latar pendidikan Sastra Inggirs dan pernah bekerja di bidang Hospitality Industry. Keinginan untuk selalu dekat dengan anak dan punya banyak waktu untuk mereka, yang mendorongnya untuk memiliki usaha sendiri.

Rini menjalankan bisnis ini secara offline dan online untuk pemasarannya. Sosmed yang sangat membantu mengenalkan produk ini lebih luas lagi. Rini terus belajar untuk bisa makin mengembangkan bisnis ini. Saat ini omset yang diraih belum terlalu besar, namun keyakinan jika produk ini punya peluang besar di masa depan membuatnya tidak pernah lelah berusaha. Rasa senang saat konsumen memberi komen yang positif dan jika ada komen yang negatif  itu membuatnya terpicu untuk lebih baik lagi. Selama ini trial and error sudah dijalani hingga menghasilkan yang terbaik. Apa pun itu, Rini percaya Allah akan memberi jalan. Karena niatnya menjadikan salah satu jalan untuk mengajak perempuan Lombok berdaya. Termasuk menghadapi kendala packing dan pengiriman ke lokasi yang jauh.



Terbukti usaha Rini tidak sia-sia, sekitar bulan Agustus 2016, ia mengikuti kompetisi The Big Start Indonesia 2016 yang diselenggarakan oleh Djarum Foundation dan Bibbli.com. Dalam rangka mencari start up kreatif Indonesia dan Bandar sambal masuk menjadi 100 besar terbaik dari ribuan pendaftar. Sebuah prestasi yang makin memicu Rini untuk terus mengembangkan usahanya.

Bandar Sambal dengan tag line "Indonesia Eating Tradition" ingin mengajak masyarakat Indonesia untuk mencintai kuliner lokal. Jika teman ingin mencoba, bisa langsung ke fb dan ig Bandar Sambal. Aatau hubungi wa 0819.3300.2998. Atau bagi yang di Lombok bisa datang langsung ke Jln. Melur No 1, Kampung Melayu, Ampenan Lombok. Dan bisa juga meluncur ke websitenya di www.bandarsambal.com. Melayani pengiriman ke seluruh Indonesia.

Kalau bukan kita yang bangga dan mendukung kuliner Indonesia, siapa lagi?



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan tinggalkan komentar dan terima kasih ya sudah meninggalkan komennya Salam hangat.
deka