Rabu, 13 Januari 2016

Menumbuhkan Minat Membaca dan Menulis pada Anak



Ekskul Creative Writing di High Scope


Menumbuhkan minat membaca dan menulis pada anak.


Alhamdulillah, sejak saya mendirikan Writing Training Center di tahun 2013 banyak program berkembang hingga saat ini. Salah satu programnya adalah Ekskul menulis yang kita beri nama : Creative Writing Class. Sudah beberapa sekolah bergabung dan siswa yang ikut ekskul ini terus bertambah setiap semester. Salah satu keunggulannya adalah karena hasil belajar siswa selama 1 semester kita terbitkan, walau baru beredar di intern sekolah, namun tentu itu memberi kebanggaan tersendiri pada anak. Membuat mereka percaya diri dan makin suka menulis. 

Berbekal pengalaman selama itu, saya mau membagikan tips sederhana untuk mulai menumbuhkan minat membaca dan menulis pada anak. Tips ini bisa dilakukan setiap orang tua pada anak-anaknya. Mengapa hal ini menjadi penting?  karena menurut beberapa hasil survey, Indonesia masih masuk urutan dengan minat baca rendah. Sedih ya. Padahal kita  seringkali mendengungkan jika buku adalah jendela ilmu. Ya, mungkin banyak faktor ya, Tetapi saya yakin, jika kita bergerak ke arah yang makin baik. Semoga survey di masa datang bisa bergeser ya. Bangsa kita bisa makin baik dalam segala hal, Amin.

Terlepas dari semua itu. Mari kita mulai dari diri sendiri. Dari keluarga kita, lalu tularkan ke sekitar kita. Untuk mulai menebar minat membaca dan menulis pada anak-anak kita. Semoga ini bisa jadi bola salju yang kelak akan menggerakkan bangsa kita menjadi bangsa yang menyukai membaca dan menulis.

Membaca itu sangat penting karena dengan membaca anak kita bisa belajar banyak hal. Menulis juga sama pentingnya. Belajar menulis bukan hanya sekedar mau berprofesi sebagai penulis.  Tetapi setiap orang memang seharusnya mampu menulis dengan baik. Bisa menulis dengan baik akan berpengaruh positif bagi dunia akademik anak. Saya ingat dulu saat masih aktif menjadi dosen, banyak mahasiswa yang kesulitan menulis paper/makalah. Tentu hal ini karena tidak terbiasa menulis. Bahkan menurut penelitian ilmiah, menulis mampu meningkatkan kecerdasan anak.  Hebat sekali kan.

Ekskul Creative Writing di SDIT Nurul Fikri


Baiklah berikut tips yang bisa kita praktekkan pada anak :

  •  Mulailah dari diri sendiri. Jika orang tua suka membaca dan menulis. Maka anak akan mengikuti secara tidak langsung. Karena anak memperhatikan apa yang kita lakukan. Kenalkan dengan bahasa yang tidak memaksa. Cukup membiarkan ia melihat-lihat dulu. Sampai akhirnya minatnya muncul dengan sendirinya.
  • Baiknya ada pojok buku. Apakah itu perpustakaan mini atau hanya sekedar rak buku. Perlakukan buku dengan baik. Hingga anak melihat jika buku itu berharga, bahkan mungkin lebih berharga dari pajangan yang lainnya. Jangan biarkan buku berserakkan tidak jelas atau bahkan kita simpan dalam dus yang menumpuk. Dengan perlakuan istimewa ini, anak akan melihat jika buku itu berharga.
  • Punya budget khusus setiap bulan untuk membeli buku, lalu sampaikan pada anak jika ia boleh memilih buku yang ia sukai setiap bulan.
  • Ajak anak membaca dan bahas apa yang ia baca. Walau hanya bahasa sederhana, seperti misalnya: kamu suka buku ini? atau bagus ya bukunya? dan pertanyaan sederhana lainnya. Sepertinya sepele ya hanya bertanya, tetapi percayalah ini akan menjadi kegiatan yang menyenangkan bagi anak.
  • Kemudian mulailah mengajak anak menulis sesuatu. Bisa dimulai dengan bahasa sederhana seperti : kamu juga bisa lho punya buku seperti buku yang kamu baca itu. Lalu biarkan anak mulai menulis tentang buku yang dia baca. Bisa ditulis di selembar kertas. Setelah itu baca hasilnya dan beri pujian, apa pun hasilnya.
  • Mintalah anak menulis tentang dirinya, sekolahnya atau temannya. Cerita-cerita sederhana tantang dunianya. Setelah itu bisa menjadi bahan bahasan antara kita dengan anak. Beri masukan sederhana apa yang dibutuhkan. 
  • Lakukan itu secara rutin, meski misalnya hanya 1 minggu sekali atau bahkan 1 bulan sekali. Tidak masalah. Kegiatan ini bisa menjadi rutinitas yang menyenangkan.
  • Jika mau dikembangkan, bisa terus belajar menulis. Dengan cara paling sederhana yaitu terus menulis.
  • Jika ada, bisa membeli buku tentang menulis atau sekedar brosing dan kenalkan itu pada anak.
  • Jika hal di atas dilakukan terus. Maka otomatis itu akan membuat anak terbiasa menuangkan pikiran dan perasaannya dalam bentuk tulisan.
  • Makin lama tulisannya akan makin baik. Jika mau makin dikembangkan bisa memintanya untuk belajar menulis.
Begitulah tips sederhana tetapi jitu.
Selamat mencoba ya.

Ada Pelatihan Gratis, Sabtu 4 Juni 2016.
Yang belum punya acara bersama anak besok ikutan ini yuuk :
Menulis mencerdaskan dan menumbuhkan kreatifitas.
http://duniadeka14.blogspot.com
Ajak saudara dan kenalan. Datang ya sekalian belajar.
Acara Women Script Community bersama Wajah Bunda Indonesia.
Ikuti
Sabtu 4 Juni : Motivasi menulis untuk anak & berlatih menulis.
Oleh Writing Training Center.
Trainer Deka Amalia, dkk
GRATIS.
Waktu : Pukul 13.00 - 17.00
Tonton Performance siswa ekskul dari SDIT Nurul Fikri, Daar er Salam dan High Scope
Story telling, mini drama & pembacaan puisi.
Tersedia goodie bag untuk anak.
Tempat : South Quarter Dome Jl. RA. Kartini kav 8 TB Simatupang Jakarta Selatan
Salam💟
~deka
Follow ig @deka66
Twitter @dekamr
Blog : duniadeka14.blogspot.com
Daftar via wa 085771673538
Atau inbox :
Fb deka amalia ridwan
Watch "Writerpreneur Club" on YouTube - https://youtu.be/z-Ym1bjcEec
Pesta Buku 1
‪#‎menulis‬ menumbuhkan kreatifitas dan meningkatkan kecerdasan.




2 komentar:

  1. Terima kasih sharingnya, mba. Wah seri y writing classnya :). Alhamduillah anak saya juga doyan membaca buku :)

    BalasHapus

Silahkan tinggalkan komentar dan terima kasih ya sudah meninggalkan komennya Salam hangat.
deka