Selasa, 31 Maret 2015

Berbagi Pengalaman : Teknik Bernegoisasi dengan Klien untuk Penulis dan Blogger





Berbagi  Pengalaman : Teknik Bernegoisasi dengan Klien untuk penulis dan blogger

Menjadi penulis atau blogger sama seperti profesi yang lain. Sebuah profesi yang disandang oleh seseorang. Yang dikenal dengan sebutan profesional. Artinya individu yang bekerja mewakili dirinya dengan profesi tertentu. Mungkin banyak profesi yang sudah lebih dikenal oleh masyarakat luas, misalnya apakah itu dosen, dokter, pengacara atau lainnya. Sementara penulis dan blogger mungkin merupakan profesi  yang belum dikenal luas.
Seperti yang saya alami. Dulu, saat menjadi dosen semua punya aturan yang jelas. Honor, transfort, fee atau fasilitas apa pun yang berkaitan dengan penghasilan saya sebagai dosen. Semua kalangan yang bergelut sebagai dosen sudah paham berapa nilai nominal yang akan diperoleh untuk suatu pekerjaan tertentu.

Dan, ketika saya memutuskan untuk pensiun dini sebagai dosen karena ingin sekali mencoba bidang lain yang kebetulan sangat saya cintai yaitu menulis. Saya melihat di antara penulis atau blogger belum memiliki pemahaman yang sama tentang fee kecuali yang berkaitan dengan penerbit (royalty antara 8%-10%) dan honor pemuatan tulisan di media cetak(berkisar antara 300rb-1jt) tetapi di luar itu belum ada pemahanan yang sama.

Misalnya, jika kebetulan kita mendapat kontrak kerja sebagai penulis atau blogger dengan perusahaan besar. Dimana kita harus menulis untuk brand tertentu dengan tujuan promosi brand itu sendiri. Coba bayangkan promosi itu sama kan halnya dengan promosi yang dilakukan oleh artis tertentu. Hanya bedanya artis membintangi iklan di TV dan media cetak sementara kita menuliskan review tentang produk tersebut. Atau media promo lainnya, misalnya kita menuliskan profil perusahanan atau yang sekarang banyak dilakukan brand adalah membuat majalah internal, coffee book table dan lain sebagainya. Semua itu membutuhkan jasa penulis atau blogger. Ada juga sekarang yang dikenal sebagai buzzer sosmed yaitu seseorang yang dikontrak untuk mengangkat brand di sosial media, apakah lewat FB, twitter, instragram dan sosmed lainnya.

Tahun 2010, saat pertama kali saya diminta untuk menulis review produk, menulis artikel untuk majalah internal perusahaan dan menulis buku(company profile dan coffee book table) saya sempat bingung berapa nilai nominal yang harus saya tawarkan pada brand tersebut. Kebetulan brand tersebut perusahaan besar yang sudah terkenal dan tentu menuntut saya bekerja dengan profesional juga dan saya pun ingin dibayar secara professional sesuai dengan effort yang saya berikan.

Saya sempat mencari informasi soal itu sebelum saya menentukan nilai nominal tersebut, brosing dan bertanya pada yang saya anggap senior. Info dan jawabannya beragam. Ya, jadinya memang tidak ada yang baku. Semua kembali pada kita sendiri, berapa kita ingin dihargai untuk setiap pekerjaan yang kita kerjakan. Lalu saya sampai pada keputusan nilai nominal tertentu yang saya tawarkan pada brand-brand tersebut. Jangan dikira mereka tidak menawar, ternyata mereka pun menawar. Akhirnya saya memahami sebagai individu kita pun harus pandai bernegoisasi agar tercapai nilai yang disepakati dan sama-sama memuaskan kedua belah pihak. Hingga pekerjaan bisa berjalan lancar. Brand memperoleh apa yang diharapkan dan kita mendapatkan reward yang sesuai dan memuaskan. Jadi kita bisa merasakan kepuasan materi dari pekerjaan yang kita lakukan karena pekerjaan tersebut kita lakukan dengan sebaik mungkin.

Yang ingin saya bagikan di sini adalah, bagaimana caranya supaya kita bisa bernegoisasi dengan baik hingga tercapai nilai yang memuaskan. 

Jangan pernah kita menerima pekerjaan karena terpaksa dengan pemikiran, yang penting ada pekerjaan, yang penting dapat bayaran, atau ah, ini kan pertama. Biar deh, dibayar berapa juga, atau ah, anggap aja ini pembukaan untuk pengalaman. Hingga kemudian kita mendapatkan bayaran dengan nilai yang sangat rendah, yang sangat jauh dari apa yang kita kerjakan untuk brand tersebut. Itu sama saja kita diperalat. Mereka mendapatkan yang maksimal sementara kita mendapatkan minimal. Itu tentu bukan langkah yang tepat

Yang harus kita tanamkan dalam diri kita adalah : siapa yang pertama kali akan menghargai diri kita jika bukan diri kita sendiri? Jadi hargai diri kita dengan pemikiran kita punya nilai, waktu kita berharga dan kita pun pantas untuk itu. Maka, secara tidak langsung kita akan mendapatkan penghargaan dari pihak di luar kita. Jadi percaya diri dan yakin akan kemampuan kita sendiri.
Percaya diri dan yakin akan kemampuan kita tersebut di atas adalah “mindset” yang harus kita tanamkan dalam diri kita hingga saat kita berhadapan dengan klien aura itu akan terpancar. Brand akan melihat jika kita punya nilai dan posisi tawar sehingga mereka tidak akan menawar serendah mungkin tetapi menawar dengan sepantasnya. Jadi terlihat jika dalam negoisasi efek psikologi memegang peranan penting.

Kita sampaikan secara tersirat jika tidak sesuai dengan nilai yang kita tawarkan, kita tidak kuatir untuk tidak mendapatkan pekerjaan ini. Dengan “body language” nggak jadi juga nggak apa-apa maka brand dapat menangkap jika kita punya posisi tawar yang kuat sebaliknya jika kita terlihat begitu berharap, begitu kuatir ini tidak jadi maka mereka akan menawar serendah mungkin. Ingat, dimana pun prinsip bisnis adalah mengeluarkan sedikit mungkin untuk mendapat sebesar mungkin.


 Di luar itu semua pastikan kita memang pantas. Kita mampu. Kita punya kualitas. Dan, kita punya nilai. Tingkatkan kemampuan diri terus menerus hingga kita punya potensi untuk memperoleh honor/fee lebih besar. Karena setiap profesi akan dihargai karena kemampuan dan kualifikasinya. Jadi meningkatkan kemampuan diri terus menerus dan belajar tiada henti itu penting, jika kita mau terus berkembang dengan profesi yang kita miliki.

Buat portofolio yang memikat brand sehingga brand percaya akan nilai yang kita tawarkan. CV, skill, pernah ikut kursus apa dan  pada siapa, pekerjaan yang pernah dikerjakan dan blog kita. Dengan begitu brand juga merasa pantas membayar sesuai yang kita tawarkan.
Begitulah, yang saya lakukan. Semoga manfaat ya. Salam sukses.

Note : ingin meningkakan diri? Buka ini :
 http://duniadeka14.blogspot.com/2015/03/pentingnya-meningkatkan-kualitas-diri_30.html

Senin, 30 Maret 2015

Contoh Review Produk Sesuai Kualifikasi Perusahaan Besar.

Pentingnya Meningkatkan Kualitas Diri




Pentingnya Meningkatkan Kualitas Diri

Setiap orang punya alasan untuk punya blog atau istilahnya ngeblog. Ada yang sekedar berbagi, ada yang "just for fun", ada yang tidak sengaja dapat job kemudian keterusan atau bahkan ada yang memang berniat menjadi blogger profesional. Semua sah saja kan. Apalagi jika kemudian bisa " from fun to profit" dari hal yang menyenangkan dapat penghasilan. Apakah itu salah? tentu tidak, banyak bisnis yang sukses dimulai dari hobi karena katanya sesuatu yang dilakukan dengan senang hati dan bahagia justru mendatangkan kesuksesan. 

Namun semua itu tentu tidak lepas dari pentingnya meningkatkan kualitas diri, termasuk dalam menulis dengan baik. Tulisan yang menarik tentu akan enak dibaca dan memberikan kenikmatan bagi yang menulis dan yang membaca. Jadi apapun alasan anda punya blog, tingkatkan kualitas diri anda. Apalagi jika niat anda menjadi blogger profesional tentu kualitas tulisan harus ada peningkatan.

Menjawab kebutuhan tersebut saya ingin berbagi tentang keterampilan menulis. Berbekal pengalaman saya menjadi Dosen Sastra selama 20 tahun lebih, membimbing ratusan skripsi, menulis ratusan modul perkuliahan, menulis ratusan artikel populer dan ilmiah, menulis review produk, menulis buku untuk berbagai perusahaan besar dan kontributor beberapa majalah internal untuk beberapa perusahaan besar. Keterampilan itu yang ingin saya bagikan pada teman semua agar teman-teman bisa makin terampil menulisnya. 

Materi yang saya berikan super lengkap dari mulai cara menemukan judul yang sederhana tetapi menarik, menemukan ide dari sumber tulisan, menggali data untuk bahan tulisan, praktek menulis hingga melakukan "self editing" 

Semoga bermanfaat ya.

Berikut info lengkapnya :

Mau coba dunia baru? Pekerjaan yang bisa dikerjakan dimana saja.Ikuti ini :
TRAINING WRITING SKILL & BLOG Offline & online Pelatihan 1 hari offline dan diteruskan online slm 2 mgg.
Pada : Hari/tgl : Sabtu, 4 April 2015 Pukul : 10.00 - 15.00 wib Venue : Ayam Tulang Lunak Hayam Wuruk Jl.Ahmad Dahlan No.20A Gandaria - Radio Dalam Jaksel
Investasi: Rp. 250.000 (lunch & goody bag)  
Registrasi: sms/wa : 08567034845/pin BB 2A05D409.
atau inbox fb : Deka Amalia Ridwan
Materi : 1. Membuat blog (bagi yg blm punya blog) mempercantik blog(bagi yg sdh punya blog) 2. Menulis konten blog yg menarik. 3. Teknik menulis artikel yang menarik dan baik. 4. Menulis review prodak yg menghasilkan uang. 5. Tips dari blog dapat job dan penghasilan. 6. Tips mengembangkan blog.
Trainer : 1. Deka Amalia (mantan dosen,penulis, blogger, Trainer. Kontributor beberapa brand dan menulis prodak review utk banyak brand (printed), founder komunitas penulis wanita - women script community, dan salah satu pendiri writing training center) FB : deka amalia ridwan. Blog : duniadeka14.blogspot.com
2. Ade UFi (penulis, mantan guru komputer, trainer dan salah satu pendiri Writing Training Center) FB : Ade UFi Twitter : @ummifikri Blog : cerita-cantiq.blogspot.com
Salam Syukur Writing Training Centre (WTC).
*segera daftar. Tempat terbatas.  
»Bila berhalangan tanggal 4 April, bisa mengikuti pelatihan online.

*********************************
Untuk yang diluar kota :
Mau belajar menulis dengan lebih baik?  
Ikuti ini : FULL ONLINE  
(hanya utk yg sdh punya blog)  
Pelatihan online slm 2 minggu Mulai hari minggu, 5 April 2015 Via grop rahasia di fb
Investasi: Rp. 150.000 
 
Registrasi: sms/wa : 08567034845/pin BB 2A05D409.
atau inbox fb : Deka Amalia Ridwan
Materi : 1. Menulis konten blog yg menarik. 2. Teknik menulis artikel yang menarik dan baik. 3. Menulis review prodak yg menghasilkan uang. 4. Tips dari blog dapat job dan penghasilan. 5. Tips mengembangkan blog.
Trainer : 1. Deka Amalia (mantan dosen,penulis, blogger, trainer. Kontributor beberapa brand dan menulis prodak review utk banyak brand (printed), founder komunitas penulis wanita - Women Script Community, dan salah satu pendiri Writing Training Center) FB : deka amalia ridwan. Blog : duniadeka14.blogspot.com
Salam Syukur Writing Training Centre (WTC).
*segera daftar. Tempat terbatas.  

Sabtu, 28 Maret 2015

Tips menjadikan blog anda "Etalase" untuk mendapatkan "Job" dari "Brand" kelas kakap.


Tips menjadikan blog anda "Etalase" untuk mendapatkan "Job" dari "Brand" kelas kakap.


Saat ini dunia maya makin berkembang pesat, segalanya menjadi lebih mudah dan tanpa sekat. Kemudahan itu tentu bukan tanpa etika dan tujuan. Karena hanya seseorang yang beretika dan punya tujuan yang jelas yang akan maju dan bertahan. Sementara yang tidak punya etika dan tidak punya tujuan biasanya hanya akan berjalan di tempat atau tumbang. Etika itu berkaitan juga dengan menulis dengan hati dan kejujuran. Seseorang yang menulis dengan hati, niat berbagi, tulus dan jujur biasanya akan mendapat rezeki yang tak terduga. Tidak ngoyo dan menghalalkan segala cara demi mencari rezeki akhirnya malahan celaka. Seperti kasus copas, plagiat dan lain sebagainya. Kalau kali ini selamat namun hanya tinggal menunggu waktu. Bangkai yang bau akhirnya akan tercium juga. 

Termasuk juga dengan tujuan kita menulis dan menjadi blogger atau ngeblog itu apa? Setiap orang juga punya kebebasan untuk itu. Apa tujuan anda? semua sah-sah saja. Sepanjang tujuan itu tidak merugikan siapapun bahkan kalau bisa tujuan itu bermanfaat tidak hanya untuk anda tetapi juga untuk banyak orang. Dengan demikian, apa yang anda lakukan semua bernilai ibadah. Dan, itu semua bukanlah hal yang sulit dilakukan. Mengapa saya mengawali tulisan saya seperti ini? karena rezeki yang datang dari kebaikan akan berkah. 

Niat mempunyai blog untuk berbagi dengan ikhlas, menjalankannya dengan menjaga etika, melakukannya dengan tujuan yang jelas maka rezeki itu akan datang dengan sendirinya. Saya sangat meyakini itu, karena itu sudah terbukti. Seseorang yang melakukan semua itu, akan bertahan dan bertambah maju. Saya merasakannya sendiri  dan melihat banyak orang sukses membuktikannya. Jadi luruskan niat, jagalah etika dan lakukan dengan tujuan yang jelas. Itu adalah rumus yang pertama. 

Yang kedua, apa tujuan anda? saat ini menjadi blogger sudah banyak diperhitungkan. Bahkan mendatangkan banyak hadiah dan rezeki. Saya bangga dengan teman-teman perempuan blogger saya yang sukses meraih semua itu. Bahkan saat ini menjadikan blog sebagai lahan mencari rezeki bukanlah hal yang mustahil dilakukan. Blog yang ramai dikunjungi, dengan traffic yang tinggi biasanya akan mendatangkan banyak brand untuk menjadikan blog anda sebagai media bagi mereka berpromosi. Menyenangkan ya. Tetapi tentu untuk bisa seperti itu membutuhkan kerja keras. 

Namun, mungkin belum banyak yang tahu jika anda bisa juga menjadikan blog anda sebagai etalase anda untuk menggaet brand kelas kakap, dimana anda mendapatkan pekerjaan dengan kontrak bernilai puluhan juta. Apakah mungkin? sangat mungkin karena itulah yang saya lakukan saat ini. Atau setidaknya saya usahakan untuk melakukan ke arah sana. Mengapa saya menyebutnya "Etalase" anda? Ibarat anda punya toko maka tentu anda harus punya etalase bukan? seseorang yang berniat bekerjasama dengan anda bisa window shopping dulu. Saya melakukan itu dan ingin berbagi dengan anda. Brand di Indonesia itu sangat banyak lho. Ini adalah salah satu peluang bagi kita semua. 

Blog saya ini termasuk baru tetapi saya banyak belajar. Saya pun termasuk jarang update karena kesibukan menulis untuk buku terbit dan mengajar. Tetapi saya bisa menjadikan blog saya ini bermanfaat untuk diri saya, orang banyak (semoga yang membaca mendapat manfaat) dan menjadikannya etalase saya dalam mencari rezeki. Mungkin banyak blogger sukses mendapatkan rezeki di dunia maya namun masih jarang yang melirik lahan di luar itu. Seperti di bawah ini : 

                            


Fyi : nama asli saya Dewi Kurniawati. Deka Amalia adalah nama pena saya


Berikut tips permulaan dari saya :
  1. Jika senggang saya sering blogwalking dan saya seringkali menemukan artikel yang masih kurang baik. Pemilihan judul yang kurang menarik, tulisan yang tidak rapi, artikel yang ditulis dengan teknik asal-asalan. Bahkan ada yang salah menuliskan informasi. Bahkan tidak jarang banyak typo di sana sini dan EYD yang sangat berantakan. Jadi tips yang paling penting : belajar teknik menulis yang baik. Buatlah judul yang menarik dan berisi. Tulis artikel dengan teknik yang baik, ada pembukaan, ada isi dan buat kesimpulan. Untuk bisa menulis dengan rapi memang membutuhkan proses, jadi belajar dan menulis terus. Setelah artikel ditulis lakukan self editing, untuk memastikan jika anda telah menulis dengan baik dan benar.
  2. Punya kartu nama dan cantumkan blog anda di sana. Jika bertemu siapa saja, berikan kartu nama anda. Jika dia membuka blog anda maka jika tulisan anda rapi dan menarik. Suatu saat jika mereka membutuhkan jasa untuk menulis artikel di internal perusahaan mereka maka mereka akan menghubungi anda. 
  3. Buat beberapa tulisan tentang review produk meskipun bukan sponsor sebagai contoh jika anda bisa mereview produk dengan baik.
  4. Jika seseorang menghubungi anda untuk sebuah pekerjaan, berikan alamat blog anda. dari situ mereka bisa melihat profil anda, apakah cocok tidak untuk pekerjaan itu. Jadi blog anda juga berfungsi sebagai curriculum vitae bagi anda. 
  5. Pastikan menulis sesuatu yang bermanfaat, tidak mengandung sara dan  tidak penuh kontroversial. Karena brand tentu tidak ingin hal seperti terjadi pada mereka jika bekerjasama dengan anda.

Dari tips tersebut di atas tentu bisa dilihat apa alasan saya menjadikan blog saya ini sebagai etalase saya. Jika bertemu dengan siapa saja yang punya prospek, saya selalu berikan kartu nama. Dan jika ada yang menghubungi saya, maka saya selalu mengatakan : silahkan buka blog saya untuk melihat contoh tulisan saya. Dari situ mereka bisa menimbang apakah profil saya cocok untuk diajak kerjasama.

Jadi yang terpenting dari semua itu, pastikan menulis dengan baik dan menarik. Hingga brand yakin anda bisa menulis dengan baik untuk mereka. Banyak brand yang memiliki majalah internal. Honornya lumayan, antara Rp.300.000.- - Rp.1.000.000.- per artikel.  Tergantung panjang artikel, biasanya antara 3 halaman-10 halaman. Banyak brand yang membutuhkan jasa menulis artikel untuk kebutuhan promosi mereka. Biasanya semua dalam bentuk majalah, buku atau lainnya. Dan, kalau anda dikontrak untuk pembuatan buku, honornya bisa minimal di atas Rp. 5.000.000.- sampai puluhan juta. Tergantung jumlah halaman buku. 

Nah, tunggu apa lagi? peluang menanti di mana-mana. Tinggal anda putuskan mau berproses dimana. Berusaha dan berdoa. Insya Allah rezeki datang.

Oya, bagi yang ingin belajar memoles tulisan. Belajar menulis konten blog yang menarik, belajar menulis artikel yang baik dan belajar menulis review produk yang sesuai dengan standar perusahaan. Dan tentunya belajar lebih dalam tentang : dari blog dapat job dan penghasilan. Saya akan mengadakan pelatihan 1 hari.  Pada hari sabtu, tanggal 4 April 2015 di Jakarta. Tempat sangat terbatas karena itu peserta sangat saya batasi jadi info via inbox saja ya. Agar fokus dan efektif pelatihannya. Yang berminat sangat serius silahkan inbox fb saya : Deka Amalia Ridwan. Jika sudah penuh, pendaftaran saya tutup.  Jadi siapa yang duluan saja ya. 

Semoga tulisan ini  bermanfaat, Aamiin.

Note : Ada pelatihan online
info lengkap sms/Wa ke 08567034845 atau PIN BB 2A05D409

Atau,
Info lengkap ada di sini : http://duniadeka14.blogspot.com/2015/03/pentingnya-meningkatkan-kualitas-diri_30.html














Kamis, 19 Maret 2015

Belajar dari Fairuz dalam kumcer The Lessons of Friendship.



Judul : The Lessons Of Friendship
Penulis : Fairuz N.Izzah
Penyunting : Deka Amalia
Proof Reader : Dewi Yudhasari
Desainer Cover : Ade Ufi
Ilustrasi : Fairuz
Penerbit : GP Press
140 halaman. Rp. 35.000



Saat diminta Bunda Vifi untuk menjadi mentor menulis bagi Fairuz, saya sungguh merasa senang mendapat kesempatan ini. Karena ketika saya berkenalan dengan Fairuz, saya sudah bisa merasakan kemauan kerasnya untuk belajar menulis. Ia ingin sekali bisa mempunyai karya yang bisa dinikmati pembaca. Kemauan yang menjadi modal dasar untuk mau belajar dengan serius.

Selama belajar ia menyimak semua pelajaran dengan baik, mengerjakan tugas dengan serius dan berlatih menulis tiada henti. Setelah memahami semua pelajaran, ia mengaplikasikannya dengan terus menulis. Terlihat dari kemajuan yang diraihnya. Setiap tugas yang dikerjakan mengalami kemajuan pesat. keseriusan belajar itu penting, karena seringkali orang dewasa pun tidak serius belajarnya. Tidak mengerjakan tugas, menunda dan mengeluh. Itu tidak saya temukan pada Fai. Ia berusaha keras dan menyadari jika saya hanya mentor yang membimbingnya sementara hasil yang diraih itu adalah atas usaha dan kerja kerasnya. Itu sungguh saya hargai, gadis sekecil ini sudah bisa memahaminya dengan baik. 

Lalu apa hasilnya?  kumpulan cerpen yang beragam. Ia sudah mampu mengolah ide dengan baik, menentukan tema, mendeskripsikan tokoh dan membuat alur cerita yang variatif. Bagi trainer, kemajuan dan keberhasilan siswa yang dibimbingnya adalah kebahagiaan. Sebaliknya kegagalan siswa yang dibimbingnya adalah kesedihan. Meski trainer berusaha sekuat tenaga namun jika tidak ada usaha dari siswanya, tentu tidak akan menghasilkan apa-apa. Itulah yang saya banggakan dari Fai, dalam waktu 3 bulan, ia menghasilkan belasan cerpen.

Akhirnya dari beberapa cerpen yang memiliki benang merah yang sama, terkumpulah 7 cerpen dengan tema yang sama. Semua bercerita tentang persahabatan. Fai mampu mengolah tema yang sama dengan teknik alur yang berbeda. Inti ceritanya persahabatan tetapi isi ceritanya berbeda. Bagaimana persahabatan itu harusnya terjalin, apa arti sahabat dalam hidup, bagaimana saat salah paham dengan sahabat, bagaimana mengajari sahabat untuk bersikap, Bagaimana rasanya berpisah dengan sahabat saat lulus dari sekolah,  bahkan apa rasanya saat kehilangan sahabat karena sahabat meninggal dunia. Luar biasa ya...

Kumpulan cerpen itu kami terbitkan dalam kumcer yang berjudul : The Lessons of Friendship. Dengan harapan banyak orang bisa belajar dari Fai. Belajar memahami arti belajar, belajar memahami mengatasi keterbatasan, belajar mengerti arti kasih sayang dan persahabatan. Bacalah, saya yakin ini akan membuat mata pembaca berkaca. Buku ini sangat bagus untuk dibaca oleh semua anak.

Alhamdulillah, sambutan pembaca luar biasa. Dalam waktu 1 minggu terjual 140 eks secara online. Saat ini, buku ini sedang menunggu proses untuk beredar di toko buku. Saya senang melihat kebahagiaan dan kebanggaan Fai. Senang dengan rasa percaya diri yang tumbuh dalam dirinya. Apakah Fai berhenti? tidak. Saat ini saya tengah membimbingnya menulis novel. Semoga bisa terbit berbarengan dengan novel solo saya juga, Aamiin.

Belajar menulis banyak memberikan manfaat. Menulis bisa menjadi terapi yang baik bagi siapa saja. termasuk bagi Fai yang kebetulan penyandang autis (High Functioning Autism). Saat ini Fai menjalani homeschooling. Kegiatan menulis sungguh sangat membantu Fai. Karena ia menemukan dunia yang mampu memberi arti bagi dirinya.



Terbit. Sudah bisa dibeli. Segera beredar di toko buku TM dan BBC. Harga 35rb. Bisa pesan sama saya juga. Hasil karya salah satu murid menulis privat saya. Belajar dari pemula hingga menghasilkan kumcer. Saat ini tengah menyiapkan novel perdananya. Disiapkan utk terbit. Fairuz, penulis cilik yang segera bersinar.
Melalui kumpulan cerita ini, Fairuz bercerita mengenai bagaimana persahabatan itu sebaiknya terjalin.
Menulis adalah terapi jiwa yang sangat bagus. Menulis merupakan wadah sebuah pelepasan, pelatihan, dan membuat manusia tidak akan merasa sunyi dan larut dalam kesenyapan. Karena dengan menulis, seorang penulis mampu menyerap fenomena yang ada di sekitarnya dan yang ada dalam dirinya. Menuliskan pemahaman, pengamatan, pemaknaan ditambah dengan imajinasi tentang semesta bukanlah hal yang mudah. Butuh perenungan yang dalam. Fairuz mampu melakukannya dengan bagus. Merekam fenomena sekitarnya dan menuliskannya dengan baik. Sebuah usaha yang patut diapresiasi bagi Fairuz, remaja yang berada di fase-fase energik dan kritis.
-DR. Free Hearty, Penulis dan Dosen
Saat pertama mengenal Fairuz, saya sudah bisa melihat jika Fairuz berbakat menulis. Ia menyerap pelajaran dengan baik dan mengerjakan semua latihan dengan serius. Kemauan dan cita-citanya tinggi, karena itu Fairuz patut mendapat dukungan penuh.
Kumcer ini adalah hasil belajar menulis Fairuz.Dia sudah mampu mendeskripsikan tokoh dengan baik, membedakan tokoh antogonis dan protagonist, menggambarkan latar dengan detail dan menyusun alur dengan baik dari awal hingga akhir cerita. Di setiap cerpennya, Fairuz menyelipkan pesan yang terbaca secara tersirat maupun tersurat akan arti persahabatan yang sejati.
Kumcer ini layak terbit. Pembaca dapat mengambil hikmah dari setiap cerita yang ada. Juga dari kegigihan Fairuz dalam belajar dan menulis. Meski Fairuz tetap harus terus berlatih menulis agar tulisannya semakin baik.
-Deka Amalia, Writer/Writing Trainer, Founder Women Script Community dan Writing Training Center
Pengalaman masa sekolah dan bermain besama teman merupakan masa yang indah bagi setiap anak dalam masa pertumbuhannya. Teman dapat menjadi bagian dari hidup setiap kita. Teman juga dapat menjadi tempat curahan hati seseorang bila dirinya mengalami kesedihan dan kegembiraan. Fairuz menulis dengan apa adanya sesuai dengan kemampuannya membuat kita ada dalam kehidupannya. Fairuz menulis kisah-kisah pertemanan secara real, seolah hal tersebut menjadi bagian dari pengalamannya berteman dalam kehidupan sehari-hari. Fairuz juga mampu mengembangkan imajinasinya tentang bagaimana berteman dan bagaimana pertemanan itu seharusnya. Melalui kisah-kisah yang ditulis Fairuz, kita dapat bercermin betapa teman bagi setiap kita sangatlah berarti dalam kehidupan dan menjadikan teman sebagai bagian yang mewarnai perjalanan hidup setiap orang.
-Dewi Ariantini Yudhasari, M.Hum, Dosen dan Pengamat Sastra



Selamat ya, Fai.....
Keep on Writing