Minggu, 28 September 2014

Setiap orang bisa menjadi inspirasi bagi yang lainnya.


Saat dihubungi Republika untuk sesi wawancara dan foto untuk mengisi halaman inspirasi Leisure, saya sedikit tercenung. Sudahkah saya memberi inspirasi pada banyak orang? Namun, saat bbm dari wartawatinya mengatakan, semoga kisah mbak bisa memberikan banyak inspirasi bagi pembaca, ya sudah mengapa tidak. Akhirnya sesi wawancara dan foto saya jalani. Ternyata banyak memang yang bisa saya sampaikan. Semoga saja pembaca Leisure bisa mengambil hikmah dari kisah saya ini.

Kisah saya sebetulnya belum terlalu istimewa, saya hanya pensiunan yang mengambil pensiun dini dan beralih profesi. Saya merasa masih biasa saja karena masih banyak hal yang ingin saya lalukan dan belum semua tercapai.  Saya mendirikan komunitas penulis perempuan yang memiliki kesamaan minat menulis dan membaca atau yang suka menulis. Saat ini membernya sudah ribuan. Saya juga mendirikan media belajar menulis yaitu Writing Training Center, yang sudah diikuti ratusan peserta sejak tahun 2012. Dengan misi menyebar virus menulis. Saya juga membuat program Creative Writing Class, kerjasama dengan sekolah untuk ekskul menulis. Saat ini sudah kerjasama dengan 5 sekolah : SDI Al Azhar Sisingamangaraja, SDIT Nurul Fikri Depok, High Scope Simatupang, Global Islamic School Serpong dan SDI Daar er Salam.

Mungkin, yang menjadi istimewa adalah saya berani keluar dari zona nyaman sebagai dosen untuk mencoba hal yang baru. Mengapa saya berani? jawabannya karena saya memiliki passion. Lagi-lagi passion menjadi hal yang sangat penting. Karena tanpa itu, kita tidak akan menikmati apa yang kita kerjakan. Jika kita menikmati apa yang kita kerjakan, itu akan membuat kita merasa bahagia dan materi akan datang seiringan dengan itu. Semacam berkah dari ketulusan atas apa yang kita lakukan karena kita memberikan banyak hal pada orang lain dengan tulus ikhlas. 

Lalu berbicara mengenai inspirasi sebetulnya setiap kebaikan bisa menjadi inspirasi. karena itu setiap orang bisa  memberikan inspirasi pada sekitarnya. Tidak perlu selalu orang hebat, orang terkenal atau orang yang punya kedudukan. Dari hal-hal kecil, sepele dan sederhana pun kita bisa belajar. Karena menurut kamus, inspirasi adalah dorongan yang mengilhami seseorang untuk berbuat atau melakukan sesuatu. Dorongan yang bisa membangkitkan seseorang untuk berkarya dan maju. Itulah inspirasi.

Saya juga banyak belajar dan terinpirasi oleh keluarga saya, lingkungan saya, teman-teman saya, bahkan teman-teman fb saya, yang saya kenal hanya di dunia maya. Jadi tidak perlu jauh-jauh mencari suntikan semangat. Setiap saat, setiap hari, kita belajar banyak hal dari lingkungan sekitar. Yang kita butuhkan hanya mau bergerak maju agar waktu tidak terbuang percuma. Jika sudah begitu, apa masih ada waktu hanya untuk sekedar mengeluh? 

Mungkin kita pernah terinpirasi oleh semangat ART kita, dengan kesederhanaan dan kerja kerasnya. Ia misalnya melakukan semua itu untuk membiayai anak-anaknya. Atau pemulung, yang tidak pernah mengeluh meski setiap hari bergelut dengan sampah. Atau tetangga kita yang rajin mengaji, atau tukang sayur yang semangat wirausaha. Semua hal, yang ada di lingkungan kita pada dasarnya adalah tempat kita belajar. Itu jika kita ingin belajar banyak hal. 

Semua itu akan selalu membuat kita bersyukur, tidak pernah mengeluh atau selalu berusaha berbuat baik. Hingga kita juga bisa menjadi inspirasi bagi sekitar kita. Minimal anak-anak kita, jika kita ingin anak-anak rajin tentu kita harus rajin, misalnya. Begitu juga terhadap pasangan kita.

Intinya sebetulnya sederhana, jika kita ingin mendapatkan kebaikan, semua harus dimulai dari diri kita sendiri. 

Mari saling menginspirasi. 





16 komentar:

  1. inspirasi ada dimana2, ya, Mbak. Termasuk dengan membaca tulisan Mbak Deka, bikin syaa jadi terinspirasi terutama bagian keluar dari zona nyaman itu :)

    BalasHapus
  2. Iya betul ada dimana-mana. Kl yakin nggak apa keluar dari zona nyaman, asal konsisten juga dengan pilihan yg akan diambil.

    BalasHapus
  3. Selamat ya mba.. Semoga terus menginspirasi..

    BalasHapus
  4. Keluar dari zona nyaman itu kadang ga mudah bagi bbp orang yaa

    BalasHapus
  5. Selamat ya Bunda muncul di Leisure Republika. Keluar dari zona nyaman dan menginspirasi banyak orang.

    BalasHapus
  6. kereeen mbaaa...pastinya menginspirasi...dan semoga kami semua bisa mengikuti jejakmu mbaaa :)

    BalasHapus
  7. mbak Deka memang menginspirasi banyak orang, disaat orang lain sibuk mempromosikan jabatannya, malah mbak Deka berani keluar dari zona nyaman, yang membuat saya salut dan makin terinspirasi, bahwa ibu rumah tangga seperti saya juga bisa berkarya dan menghasilkan meski dari rumah, kuncinya hanya satu yaitu dimulai dari diri sendiri, karena masing-masing dari kita sebenarnya adalah seorang manager yang harus siap menghandle diri sendiri menjadi pribadi yang lebih baik...TFS mbak Deka

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya betul mbak. Makasi. Alhamdulillah. Saat ini menjadi IRT tidak akan menghalangi utk melakukan banyak hal.

      Hapus
  8. setuju, inspirasi banyak bertaburan di sekitar, tinggal kita nya, apakah menyadarinya atau tidak.
    tulisan ini juga termasuk salah satu yg menginspirasi :)

    BalasHapus
  9. Setuju mbak..jika ingin mendapatkan kebaikan, harus bisa dimulai dari diri sendiri. Inspiratif sekali, makasih mbak..

    BalasHapus
  10. Iya betul sekali. Sama2 mbak..

    BalasHapus

Silahkan tinggalkan komentar dan terima kasih ya sudah meninggalkan komennya Salam hangat.
deka