Selasa, 17 Juni 2014

Perempuan dan gaya hidup


Derrida (Derridean)
Mempertajam fokus pada bekerjanya bahasa (semiotika) dimana bahasa membatasi cara berpikir kita dan juga menyediakan cara-cara perubahan. Menekankan bahwa kita selalu berada dalam teks (tidak hanya tulisan di kertas, tapi juga termasuk dialog sehari-hari) yang mengatur pikiran-pikiran kita dan merupakan kendaraan untuk megekspresikan pikiran-pikiran kita tersebut. 






Perempuan dan gaya hidup

Mungkin terlalu berat jika mengutip Derrida untuk tulisan ringan ini, tetapi hal yang berat juga bisa dibuat ringan, tergantung darimana sudut pandang kita memahaminya. Saya mencoba memahami secara sederhana jika kata-kata yang keluar dari pemikiran dan ungkapan perasaan perempuan itu luar biasa. Mengapa? karena bisa membawa perubahan paradigma berpikir banyak perempuan lainnya. Apa yang tertuang dalam sebuah tulisan tidak hanya di atas kertas tetapi bisa  mempengaruhi kehidupan itu sendiri.
Perempuan sebagai individu, sebagai istri dan sebagai ibu, sebuah peran yang hampir bisa dipastikan mampu menggerakkan dunia.  Dengan segala aspek kehidupan yang terus bergerak. Segala nilai yang kadang berbenturan. Lalu dimana sesungguhnya terletak peran perempuan itu? apakah hanya bermanfaat untuk dirinya dan keluarganya saja? tanpa keluar dari ruang privat dan domestik?
Saya merasa sudah saatnya perempuan saling berbagi cerita, berbagi rasa dan berbagi pemikiran. Karena dari situ lah kita bisa saling belajar. Bisa lebih memahami banyak hal. Terutama memahami perannya yang utama dan menjadi filter berbagai nilai yang masuk bagi keluarganya. Hingga berbagai nilai yang negatif dapat tertangkal dan hanya nilai positif yang bisa masuk. Memang sudah banyak perempuan yang melakukan ini tetapi alangkah luar biasanya jika lebih banyak lagi yang bisa melakukannya. 
Jadi dapat dikatakan jika gaya hidup itu bisa digerakkan oleh perempuan. Bagaimana memandang sesuatu, bagaimana memanfaatkan sesuatu sesuai dengan manfaatnya, bagaimana memilih sesuatu dengan tepat, dan lain sebagainya. Banyak hal yang bisa digali, banyak hal yang bisa diungkapkan dan banyak hal bisa dibagi. 
Hal tersebut juga membuat kita terus belajar dengan menggali berbagai sumber, membaca dan memahami sesuatu dengan benar. Hal itu juga membuat kita lebih hidup karena kita aktif berpikir. Dan semua itu tentu makin membuat kita dewasa dalam berpikir sekaligus memahami hidup dengan lebih baik. Kita bisa tumbuh menjadi pribadi yang lebih percaya diri karena kita memiliki banyak hal yang bisa kita bagikan pada sesama perempuan. Bukankah itu luar biasa? 
Karena itu banyak sekali yang bisa kita tuangkan dalam tulisan, terlepas itu hanya tulisan ringan, sederhana atau mungkin ulasan yang lebih dalam. Kita bisa menulis apa saja yang kita rasa itu memberi manfaat bagi sesama perempuan. Bagaimana caranya? untuk itu kita perlu belajar dengan tepat, bagaimana membuat tulisan yang baik sekaligus memberi manfaat.
Bagaimana pembaca dapat menangkap pesan yang ingin kita sampaikan dan bagaimana agar tulisan kita itu menarik saat dibaca. Pembaca bisa menikmati tulisan kita sekaligus bisa menangkap pesan yang ingin kita sampaikan. Apa saja yang bisa kita tuangkan dalam tulisan dan bagaimana agar ide terus mengalir. Termasuk bagaiamana merangkai kata dan kalimat dengan baik.
Semua itu bisa kita pelajari, dan kali ini editor dari salah satu majalah wanita ternama akan berbagi ilmunya untuk kita semua. Karena itu, ini adalah kesempatan manis untuk berkembang. Mencoba hal baru, atau bagi yang sudah suka menulis tentu lebih membutuhkan tambahan ilmu. Belajar adalah vitamin yang akan menutrisi kita untuk bisa berkembang dengan lebih baik. Seseorang yang berhenti belajar maka sesungguhnya dia berhenti berkembang,
Apalagi yang didapat? tentu reward yang luar biasa karena nama kita juga akan dikenal dan honor akan mengalir ke rekening kita. Bisa membuat kita lebih berdaya, produktif dan pastinya memberi manfaat untuk keluarga kita.
Maka, terlalu sayang kan jika kesempatan ini dilewatkan. Perempuan dan gaya hidup adalah bagian yang tidak terpisahkan. Persis seperti kata Derrida yang saya kutip di atas.

Mengalir bagai mata air, bergulir bagai bola salju. Tulisan akan tiba pada tempat dan saat yang tepat











Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan tinggalkan komentar dan terima kasih ya sudah meninggalkan komennya Salam hangat.
deka