Selasa, 15 April 2014

Menulis novel berantai, sebuah pengalaman.

Menulis Novel
Michael Cunningham: A life in writing
'Like my hero Virginia Woolf, I do lack confidence. I always find that the novel I'm finishing, even if it's turned out fairly well, is not the novel I had in my mind’The novel remains the most effective means of telling a reader what it's like to be somebody else. You can burrow into these little bastards' minds and hearts(Cunningham)
Michael Cunningham terinspirasi oleh karya-karya Virginia Woolf, dan saya terinspirasi oleh keduanya.  Membaca karya mereka seperti menemukan dunia nyata dalam dunia baru yang mereka ciptakan. Karakter tokoh yang kuat, alur yang memikat dan ending yang manis. Padahal keduanya sangat tidak percaya diri mampu menulis novel, pada awalnya. Namun mampu menghasilkan karya-karya yang luar biasa, pada akhirnya.  Begitulah sesungguhnya menulis novel, kita menciptakan sebuah dunia dalam imaginasi kita yang kita tuangkan dalam bentuk tulisan. Pembaca menangkap apa yang kita gambarkan dalam sebuah cerita.
Seperti kata Cunningham, ia pun terpesona sendiri oleh hasil karyanya saat selesai menulis sebuah karya. Karena itu bukan lah yang ada dalam imaginasinya saat menulis. Artinya, ia membiarkan kekuatan imaginasi berkembang sejalan dengan tulisan itu sendiri. Dari apa yang ia sampaikan, maka dapat kita lihat kekuatan imaginasi itu sendiri. Maka, meski kita sudah memiliki sebuah ide untuk ditulis lalu membuat outline atau kerangka tulisan. Janganlah terpaku pada itu. Jadikan hanya sebagai pegangan dan tetap biarkan imaginasi kita larut bersamaan dengan saat-saat kita menuliskannya.
Saat ini beragam novel telah ada. Beragam genre telah ditulis orang. Hampir semua ide telah dibuat dengan beragam sudut pandang. Lalu kita mau menulis apa lagi? Jangan takut, jangan kuatir, selama dunia berjalan selalu ada kesempatan untuk memperoleh hal-hal baru. Selama kita mau kreatif mencari hal-hal baru. Sesuatu yang bisa kita tulis dan tuangkan hingga menjadi karya yang menarik. Salah satunya adalah menulis novel berantai.
Novel berantai adalah sesuatu yang unik dan beda. Bayangkan satu novel ditulis oleh banyak penulis dalam satu kesatuan dan menjadi sebuah novel yang saat dibaca seolah ditulis oleh satu penulis. Karena ceritanya satu hanya ditulis oleh beberapa penulis. LOVE ASSET adalah satu contoh novel yang telah lahir memberi warna dalam kancah novel di Indonesia.
Meski novel berantai memiliki outline cerita yang telah disepakati tetapi tetap memberikan kesempatan pada penulis untuk berimaginasi dengan bebas. Penulis bebas menuangkan imaginasinya selama tidak keluar dari outline yang ada, hal ini untuk menjaga benang merah dan kesatuan cerita. Dan, satu hal yang penting karakter TOKOH yang ada harus sesuai dengan apa yang telah di gariskan dalam GBHN (garis besar haluan naskah)  jadi disamping merancang outline cerita, diperlukan membuat GBHN agar cerita tetap terlihat utuh.
Pengalaman saat menulis novel berantai LOVE ASSET sungguh seru dan menyenangkan. Sebuah pengalaman yang menimbulkan sensasi yang luar biasa. Sebuah tantangan yang sangat berkesan. Dari mulai menentukan judul, tema, ide. Membuat GBHN yang berisi tokoh, karakternya dan latar cerita. Lalu merangkai alur dalam outline. Setelah itu mengikuti BAB demi BAB lahir dari penulis yang berbeda dengan jadwal yang telah ditentukan. Mengikuti kelahiran BAB seperti menikmati kehamilan dalam setiap masa perkembangannya. Ada rasa bahagia dan haru disana.
Saat satu penulis selesai menulis satu BAB, seperti melihat satu tunas yang tumbuh atau seperti melihat satu bunga yang mekar. Berbagai perasaan campur baur mengikuti kelahiran per BAB. Dan, saat mencapai ending.....wah, tak terkira kebahagiaan kita semua...
Rasa dekat bagai sebuah keluarga, begitulah yang dirasakan penulis yang terlibat dalam novel berantai. Seolah kita telah lama saling mengenal. Bahagia, bagai memperoleh saudara baru, sahabat baru yang abadi.
Sensasi itu lah yang kembali ingin kita bagi bersama. Karena itu Women Script & Co kembali berencana menulis novel berantai dengan ide dan judul yang berbeda. Kali ini dengan latar perjalanan ke Singapore. Latar cerita yang akan kita jelajahi disana, bagai menapak tilas rangkaian cerita yang telah kita siapkan.
Teman-teman yang berminat bergabung dalam menulis novel berantai ini akan diberi bekal pelatihan seputar menulis novel berantai. Lalu terlibat dalam mengolah ide, tema dan judul. Menentukan latar dan alur. Lalu merangkai outline cerita dan mendapat bagian 1 BAB penulisan dan novel itu. Setelah itu penulisan dimulai. Untuk polesan akhir, akan dilakukan perjalanan ke Singapore karena latar yang digunakan Singapore. Kita akan jelajahi tempat-tempat yang menjadi latar cerita dan mendeskripsikannya dalam cerita. Setelah pulang dari Singapore tinggal menunggu Novel terbit.
Apa manfaat yang dirasakan? Sungguh sangat banyak. Mendapat ilmu dan pengalaman yang berharga. Hampir semua penulis LOVE ASSET makin berkibar setelah proyek ini. Makin produktif dalam berkarya, makin mapan dalam berkiprah di dunia penulisan. Melahirkan novel solo, buku solo, dan banyak karyanya bertebaran di media. Rasa percaya diri yang tumbuh dan motivasi yang tinggi untuk terus berkarya.
Sungguh luar biasa kan? Berkarir dan berkembang. Coba cek siapa saja penulis LOVE ASSET? Maka tak diragukan lagi...
Pengalaman yang luar biasa dan hal positif yang didapat lebih dari apapun juga.

Teringat terlibat dalam berbagai liputan dulu bersama LOVE ASSET. Sambutan media yang luar biasa, tampil di stasiun TV, talk show radio, semua majalah wanita, tabloid dan koran.

1 komentar:

Silahkan tinggalkan komentar dan terima kasih ya sudah meninggalkan komennya Salam hangat.
deka